Wisata Kampung Enem, Tempat Outbound di Malang Paling Beken
Monumen yang baru ditetapkan untuk 16 November 2018 lalu ini tengah viral karena memiliki bentuk sama dengan pangkalan Avengers di film series Marvel, Hollywood. Dalam monumen ini ada tulisan berkenaan mimpi dan kemauan anak–anak se-Indonesia dari 34 Provinsi dan akan dibuka untuk 70 tahun kemudian.
Baca juga: 5 Taman Bunga Instagramable di Malang, Pas Situs Judi Slot Online Terlengkap di 188MAX Dikunjungi Bersama Keluarga waktu Berlibur Panjang
Dengan demikian, monumen yang buka start jam 08:00–22:00 ini akan hadirkan tulisan anak–anak dari Sabang sampai Marauke pada tahun 2085.
contoh
Arsitektur monumen yang dibikin oleh Yori Antar Awalannya ini adopsi komponen budaya Papua. Kapsul Waktu akan ditempatkan di atas bangunan tugu yang di ide dari menara perang Suku Dani, dengan 5 jalan masuk bangunan yang mempresentasikan 5 suku asli Merauke (Malind, Muyu, Mandobo, Mappi, dan Auyu) sebagai penjaga. Angka 17, 8, dan 45 memiliki makna spesial yakni tanggal, bulan, dan tahun kemerdekaan ditetapkan sebagai ukuran monumen dengan lebar 17 mtr., tinggi 8 mtr., dan panjang 45 mtr..
2. Tugu Lingkaran Brawijaya
Dikenal juga sebagai Tugu Libra yang berdiri dengan tegak sebagai simbol lambang 1. Berada di persimpangan jalan Brawijaya dan Parako, tugu ini memiliki angka 1969 yang mengenali peristiwa bersejarah yakni bergabungnya Irian Jaya ke Indonesia yang saat ini dijumpai sebagai Papua.
Baca juga: Tonton Komodo Tidak Perlu ke Labuan Bajo, di Jakarta Ada
Sebentar angka 1902 adalah signal awalannya tahun berdirinya Marauke. Untuk tugu segi paling atas ada bola dunia yang bermakna Meraukue menuju kota dunia dan ada moto yakni "Izakod Bekai Izakod Kai" yang bermakna 1 hati 1 arah. Tugu ini beralamat di Jalan Parakomando, Kelapa 5, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua.
3. Taman Satwa Yamai Atib
Taman satwa punyai Bupati Marauke, Frederikus Gebze, beberapa pengunjung dapat melihat satwa dari dekat diawali pada rusa selaku hewan keunikan Marauke, kangguru, walabi, dan burung kasuari.
"Yamai Atib itu taman di mana semua hewan tergabung jadi 1. Kita punya 3 arah penting untuk pariwisata, edukasi, dan budaya karena dalam tempat ini ada hewan pandemik. Ada rusa selaku lambang dari Taman Satwa ini," papar Frederikus Gebze, Bupati Marauke, seperti yang diambil dari saluran Youtube MNCTV Official.
