Mengenal Teras Surken, Tempat Berburu Panganan Legendaris di Bogor
Jika Anda merencanakan berkunjung ke Bogor, tidak ada kelirunya singgah sesaat ke Teras Surken. Tempatnya ada di Jalan Bata, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Bermacam jajanan kuno yang melegenda ciri khas Kota Hujan dapat diketemukan di sini.
Pasti, sentral kuliner baru itu diatur dengan bagus supaya bertambah ramah buat pengunjung keluarga serta golongan milenial. Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan, keputusannya adalah cara Pemerintah kota Bogor supaya teritori Suryakencana bertambah teratur rapi, bertambah bersih, serta nyaman buat wisatawan.
"Mereka kita relokasi tanpa ada menggusur agar pedagang dapat terus berjualan serta pengunjung berasa nyaman," kata Bima, Jumat, 28 Agustus 2020.
Kemauan Pemerintah kota Bogor direspons positif Agus Sugandi yang jual Bir Kotjok di Teras Surken. Dia akui sekarang stand pedagang bertambah bersih dan rapi dibanding awalnya. Dia juga mengharap kedatangan pusat kuliner itu dapat tingkatkan pemasaran dagangannya yang telah diawali semenjak 1965.
"Meskipun saat ini diurus generasi ke-2, rasa-rasanya tidak beralih semenjak 1965, sebab bahan baku serta racikan yang dipakai tetap sama," tutur Agus yang akui dapat jual 80 botol Bir Kotjok tiap akhir minggu.
Hal seirama disampaikan pedagang Toge Goreng, Maemunah yang akui telah diketahui golongan pelancong luar negeri. Tiap akhir minggu, dia dapat jual 100 bagian tauge goreng.
"Saya berharap ke depan Teras Surken ramai serta dapat bertambah tingkatkan keuntungan pemasaran," kata Maemunah yang akui tauge gorengnya telah dicicip masyarakat Malaysia serta Amerika.
Teras Surken yang terletak berdampingan dengan pasar tradisionil ini bertambah teratur serta benar-benar nyaman. Tiap stand dibikin benar-benar menarik. Karena itu, pengunjung juga menyenanginya, termasuk juga Nana Rubiasari (40). Dia menjelaskan kehadiran Teras Surken mempermudah pengunjung pilih makanan yang benar-benar bermacam sebab ada di satu tempat yang serupa.
"Jika awalnya kan di trotoar. Tempatnya jauh-jauhan, harus jalan dahulu. Saat ini di satu tempat," sebut Nana.
